Malam
hari, suasana gelap tanpa cahaya, hanya temaram di setiap sudut koridor yang
sepi. Kerlip lamu neon yang meredup tampak semakin suram, mungkin sebentar lagi
pendar suram cahaya itu akan padam. Seakan mendukung, suara gemuruh petir
saling menggelegar, beradu ketegasan bunyi yang tercipta. Sedetik kemudian,
aliran deras air turun serempak seakan tak mau kalah meramaikan suasana malam
itu.
Masih
dalam lorong temaram, lampu neon gantung kini bergerak tak tentu arah,
bergoyang liar memamerkan pendar cahaya redupnya ke sudut terbatas koridor
panjang yang tak terlihat ujungnya, gelap, terlalu gelap sampai retina mata
sama sekali tak dapat menangkap seberkaspun cahaya dari tempat yang bagai tak
berujung.
